Bekasi, Indonesiapublik.id – Duo musik Detania kembali memperkenalkan karya terbarunya melalui single berjudul “Main Mata” yang resmi dirilis pada April 2026. Lagu bergenre Hipdut ini menawarkan kisah cinta sederhana yang dikemas dalam balutan musik enerjik dengan nuansa khas Indonesia Timur.
Single ini menjadi rilisan terbaru Detania setelah resmi bergabung dengan GMI Production dan ENAM Management pada pertengahan 2025. Kehadiran “Main Mata” sekaligus mempertegas identitas musikal duo tersebut yang memadukan unsur hip hop dan dangdut dalam aransemen yang ringan serta mudah dinikmati.
Detania terdiri dari dua personel, Deta dan Andrie, yang sama-sama berasal dari kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi. Nama Detania sendiri merupakan perpaduan dari nama kedua personelnya sebagai identitas musikal mereka.
Deta dikenal sebagai musisi berdarah Kupang yang menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Sebelum membentuk Detania, ia telah merilis single solo bertajuk “Cukup Sampai Di Sini”. Sementara itu, Andrie merupakan penyanyi muda asal Bekasi yang sebelumnya telah memiliki pengalaman membawakan lagu-lagu bergenre Melayu.
Sebelum merilis “Main Mata”, Detania telah memperkenalkan dua karya bersama GMI Production dan ENAM Management, yakni “Cinta Kalimalang” pada 2025 yang berkolaborasi dengan Nineteen, serta “Asikin Aja” yang dirilis pada 2026.
Berbeda dari karya sebelumnya, “Main Mata” lahir dari kisah nyata yang terinspirasi dari perjalanan cinta masa muda nenek Deta, Oma Nooman Porsiana, di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Cerita tersebut menggambarkan bagaimana rasa suka tumbuh hanya dari sebuah tatapan mata hingga berkembang menjadi hubungan yang penuh kasih.
Nuansa musik yang ceria dipadukan dengan sentuhan budaya Indonesia Timur menjadi daya tarik utama lagu ini.
Liriknya menggambarkan perasaan gugup, bahagia, sekaligus salah tingkah saat seseorang mulai jatuh cinta. Sosok “nona” yang sederhana, pandai memasak, dan memiliki suara merdu menjadi karakter utama yang memperkuat cerita dalam lagu.
Dengan aransemen yang segar, ritme yang mudah diingat, serta lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, “Main Mata” diharapkan mampu menarik perhatian penikmat musik Indonesia, khususnya generasi muda yang menyukai lagu-lagu bertema cinta dengan nuansa yang ringan dan menghibur.
Melalui single ini, Detania ingin menyampaikan bahwa kisah cinta tidak selalu bermula dari hal-hal yang rumit. Terkadang, sebuah tatapan mata mampu menjadi awal dari perjalanan cinta yang indah dan penuh makna. ( Shaff)***

