Bandung, IndonesiaPublik.id – Skena musik alternatif Indonesia kembali kedatangan pendatang baru yang siap menunjukkan identitas musikalnya.
Band asal Bandung, Sleepover, resmi memperkenalkan diri kepada publik melalui perilisan maxi-single perdana bertajuk “Leave Me / Quiet Tension” yang mulai tersedia di berbagai platform musik digital pada 10 Juli 2026.
Sleepover diperkuat oleh Genta Noverda Putra (vokal), Irfan Al Hafizh (bass), Muhammad Azmi (gitar dan vokal), Ciputra Belliano Jamin (gitar), serta Rayya Adha Ibrahim (drum).

Lewat rilisan perdananya, grup ini menghadirkan perpaduan musik alternative rock, nu-metal, dan post-hardcore yang dipadukan dengan nuansa emosional serta karakter sound yang kuat.
Maxi-single tersebut berisi dua lagu, yakni “Leave Me” dan “Quiet Tension”. Keduanya mengangkat kisah tentang tekanan hidup, pergulatan batin, hingga berbagai tantangan yang kerap dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui lirik yang jujur dan aransemen yang intens, Sleepover berusaha menyampaikan emosi yang dekat dengan pengalaman banyak orang.
Seluruh materi lagu ditulis dan diproduseri oleh Irfan Al Hafizh sebelum dikembangkan bersama seluruh personel band.
Proses kreatif yang dilakukan secara kolaboratif tersebut menjadi fondasi dalam membangun identitas musik Sleepover sekaligus memperlihatkan kekompakan antaranggota sejak karya pertama mereka.
Bagi Sleepover, maxi-single ini bukan sekadar debut, melainkan langkah awal menuju proyek yang lebih besar. Band tersebut saat ini tengah mempersiapkan album penuh yang akan menjadi kelanjutan dari konsep musikal yang mulai diperkenalkan melalui dua lagu tersebut.
Sebagai bagian dari rangkaian promosi, Sleepover juga berencana menggelar showcase dalam waktu dekat. Penampilan tersebut akan menjadi kesempatan pertama bagi para pendengar untuk menikmati secara langsung energi musik yang mereka hadirkan di atas panggung. Informasi mengenai jadwal showcase akan diumumkan melalui media sosial resmi band.
Melalui debut ini, Sleepover berharap dapat menjadi salah satu warna baru dalam perkembangan musik alternatif Indonesia sekaligus menghadirkan karya yang mampu mewakili perasaan para pendengar yang tengah menghadapi tekanan, kegelisahan, maupun perjuangan dalam kehidupan sehari-hari )***

